Rabu, 21 Oktober 2015

Kristalografi-Dasar

Assalamualaikum Wr.Wb.
Malam gan, pada kesempatan pertama ini ane akan membahas tentang dasar Kristalografi.
ok langsung saja...

Kristalografi adalah Ilmu yang mempelajari tentang sifat-sifat geometri dari kristal terutama perkembangan, pertumbuhan, kenampakan bentuk luar, struktur dalam (internal) dan sifat-sifat fisis lainnya. 
Sumbu Kristalografi ialah suatu garis lurus yang dibuat melalui pusat kristal. Kristal mempunyai bentuk 3 dimensi, yaitu panjang, lebar dan tebal atau tinggi. Tetapi dalam penggambarannya dibuat 2 dimensi sehingga digunakan Proyeksi Orthogonal. 

Kristal adalah suatu benda dengan bentuk yang polihedral (bidang banyak), dibatasi oleh bidang yang rata, yang merupakan senyawa kimiawi, terbentuk dari suatu zat cair atau gas yang memadat (John Wiley and Sons, 1999) 
Kristal dapat diartikan pula sebagai bahan padat yang secara kimia homogen dalam bentuk geometri tetap, sebagai gambaran dari susunan atom yang teratur, dibatasi oleh bidang banyak (Polyhedron), jumlah dan kedudukan dari bidang - bidang kristalnya tertentu dan teratur. Sudut ( ∠ ) Kristalografi ialah sudut yang dibentuk oleh perpotongan sumbu-sumbu Kristalografi pada titik potong (pusat kristal). 

Sistem Kristalografi dibagi menjadi 7 sistem, ini didasarkan kepada :
  •  Jumlah sumbu Kristalografi 
  •  Perbandingan panjang sumbu-sumbu Kristalografi. 
  •  Letak atau posisi sumbu Kristalografi. 
  •  Nilai sumbu C atau sumbu vertikal.
SISTEM-SISTEM KRISTALOGRAFI:
  1. Sistem Reguler (Cubic = Isometric = Tesseral = Tessular)
  2. Sistem Tetragonal (Quadratic)
  3. Sistem Hexagonal
  4. Sistem Trigonal (Rhombohedral)
  5. Sistem Orthorombic (Rhombic = Prismatic = Trimetric)
  6. Sistem Monoklin (Oblique = Monosymetric = Clinorhombic = Hemiprismatik = Monoclinohedral)
  7. Sistem Triklin  (Anorthic = Asymetric = Clinorhombohedral)
OK sekian dulu,,,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar